Air Sungai Deli Meluap, Kecamatan Medan Barat Jadi Titik Terparah
Sebuah game simulasi kebencanaan yang menggambarkan kondisi ketika Sungai Deli meluap dan menyebabkan banjir parah di Kecamatan Medan Barat.Pemain diajak memahami manajemen darurat, koordinasi instansi, hingga strategi mitigasi melalui pengalaman interaktif yang mendidik.
Permainan bertema “Air Sungai Deli Meluap, Kecamatan Medan Barat Jadi Titik Terparah” menghadirkan simulasi kebencanaan yang menggambarkan bagaimana sebuah kawasan urban menghadapi luapan sungai yang tiba-tiba.Game ini membawa pemain memahami proses penanganan banjir yang kompleks mulai dari tahap evakuasi, distribusi bantuan, hingga mitigasi jangka panjang.Visual dan mekanisme permainan dirancang mendekati kondisi nyata sehingga dapat memberikan wawasan mendalam mengenai pentingnya kesiapsiagaan menghadapi slot gacor.
Pada awal permainan, pemain disuguhkan pemandangan Sungai Deli yang perlahan meluap akibat curah hujan intens sejak malam.Visual air sungai berubah keruh dan arusnya semakin deras.Setelah beberapa menit permainan, indikator merah mulai muncul di peta terutama di wilayah Kecamatan Medan Barat yang menjadi titik paling terdampak.Game memberikan gambaran jelas tentang bagaimana banjir dapat berkembang cepat di wilayah dengan aliran sungai besar yang melintasi permukiman padat.
Tahap pertama permainan dimulai ketika air mulai memasuki rumah warga.Pemain berperan sebagai komandan penanganan darurat yang harus mengambil langkah cepat.Melalui panel situasi, pemain melihat data ketinggian air, jumlah korban terdampak, hingga status jalan utama.Peta interaktif menunjukkan area merah yang membutuhkan perhatian segera seperti komplek perumahan, pusat perdagangan, serta kawasan dekat bantaran sungai.Game mengharuskan pemain membuat keputusan cepat agar kerugian tidak bertambah besar.
Setelah itu, permainan memasuki tahap evakuasi.Pemain dapat mengerahkan berbagai unit seperti perahu karet, petugas SAR, hingga kendaraan taktis untuk mengevakuasi warga.Game juga memberi opsi menetapkan prioritas seperti menyelamatkan lansia, anak kecil, dan penyandang disabilitas.Pemain harus memilih rute yang aman sambil memperhatikan kecepatan air yang meningkat.Game menekankan bahwa evakuasi dalam banjir sungai membutuhkan strategi yang tepat dan tidak dapat dilakukan sembarangan.
Ketika warga berhasil dipindahkan ke lokasi aman, pemain harus mengelola pos pengungsian.Game menyediakan beberapa pilihan lokasi seperti balai warga, aula sekolah, dan bangunan publik yang berada di dataran tinggi.Pemain bertanggung jawab menyediakan kebutuhan dasar meliputi makanan, selimut, air bersih, serta obat-obatan.Game menampilkan indikator kesehatan warga yang harus dijaga agar tidak menurun.Penanganan posko yang buruk akan mendapat penalti karena dianggap gagal menjaga keselamatan pengungsi.
Selain itu, permainan juga mengangkat masalah logistik dan mobilitas.Pada beberapa titik, jalan utama di Medan Barat tidak dapat dilalui karena arus air cukup kuat.Pemain harus mengatur jalur alternatif untuk kendaraan darurat.Misalnya melalui gang kecil, jalur belakang pasar, atau rute yang berada jauh dari aliran sungai.Game ingin menekankan pentingnya pengetahuan medan dalam keadaan darurat karena kesalahan rute dapat memperlambat operasi penyelamatan.
Permainan juga menyediakan fitur edukatif yang menjelaskan penyebab utama luapan Sungai Deli.Panel informasi menunjukkan bagaimana sedimentasi, berkurangnya vegetasi bantaran sungai, pembangunan permukiman ilegal, serta kurangnya pengerukan sungai menyebabkan kapasitas air menurun.Fitur ini dapat dibuka kapan saja untuk memberi wawasan kepada pemain mengenai pentingnya menjaga ekosistem sungai dan perencanaan tata ruang kota yang berkelanjutan.
Pada mode lanjutan, pemain dapat mengembangkan strategi mitigasi bencana jangka panjang.Pilihan seperti pengerukan sungai, pembangunan tanggul, peningkatan drainase kota, dan
